 |
Yahoo Messenger
|
|
|
 |

|
Hari ini |
: |
8 |
 |
Minggu ini |
: |
72 |
 |
Bulan ini |
: |
195 |
 |
Tahun ini |
: |
6737 |
|
|
 |
Browser Name:
Browser Version:
Browser Platform:
Resolution :
Bit Color :
IP Address : 38.107.191.117
|
|
|
|
Profile
Sejarah BPK Penabur CirebonCikal bakal sekolah-sekolah Kristen dimulai sekitar bulan Oktober/November 1927 dengan dibukanya Hoolansch Chinesche Zendings School (HCZS) oleh Central Commissie yang diketuai oleh L.Bergsma dan berkedudukan di Bandung. HCZS tersebut berlokasi di villa Narmada (sekarang gedung Olahraga Biliar 'Spot' Jl. Pulasaren, Cirebon), dengan Kepala Sekolah Davidsche. HCZS kemudian menempati gedung baru yang selesai dibangun tahun 1930 dan langsung dipergunakan terletakdi Jln. Pamitran Cirebon (sekarang SD Kristen BPK Penabur). Yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah adalah J.V.D.Bol, Van der Waardenberg, Van der Muelen, Van Popta, dan Van Waardenberg. Semuanya berkebangsaan Belanda. Warga Indonesia pertama yang menjadi guru di sekolah ini adalah Liem Boen Liong pada tahun 1929.
Dengan masuknya penjajahan Jepang ke Indonesia maka sekolah yang berprestasi baik itu ditutup dan setelah peralihan kekuasaan dari Jepang ke Indonesia, sekolah itu masih terbengkalai. Pada tahun 1948, atas usaha Khouw Giok Soey (Dicky), sekolah tersebut dibuka kembali dengan nama Sekolah Rakyat Kristen (SRK) dan lokasinya masih di tempat yang sama. Kemudian Khouw Giok Soey (Dicky) menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Kepala Sekolah sampai akhir tahun ajaran 1947/1948. Pada bulan Agustus 1948, Liem Boen Liong menjadi Kepala Sekolah dan sejak itu Bahasa Indonesia mulai resmi digunakan sebagai Bahasa Pengantar. Pada mulanya siswa-siswa SRK sulit melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,tetapi setelah lahir Peraturan Ujian Negara pada tahun 1950 dan para siswa SRK diperbolehkan mengikuti Ujian Negara hasilnya hampir selalu 95% siswa SRK lulus sehingga para siswa tidak lagi mengalami kesulitan untuk melanjutkan sekolah ke SMP Negeri.
Atas prakarsa Oeng Eng Lan, pada tahun 1951 dibuka Sekolah Menengah Pertama Kristen (SMPK) dengan jam sekolah siang. Tahap pertama SMPK menggunakan gedung sekolah SD Kristen di jln. Pamitran Cirebon. Oleh karena daya tampung SRK(SDK) pagi tidak lagi memadai maka pada bulan Agustus 1954 dibuka SRK (SDK) petang yang kemudian berganti nama menjadi SD Kristen 2 dengan Kepala Sekolahnya Liem Boen Liong. Jabatan Liem Boen Liong sebagai kepala sekolah SDK 1 (pagi) dan SDK 2 (petang) tersebut berlangsung sampai tahun 1960.
Pada tahun 1958, SMPK 1 pindah ke gedung baru di jalan Cipto Mangunkusumo no.24 dan jam sekolahnya juga berubah menjadi pagi dengan kepala sekolah tetap dijabat oleh Ong Eng Lan/Liem Boen Liong. Pada tanggal 1 Agustus 1968 di tempat yang sama dibuka Sekolah Menengah Umum (SMU) Kristen dengan kepala sekolah Ny. Tan Keng Way.
Taman Kanak-Kanak Kristen (TKK) yang dibuka tahun 1960 dengan kepala sekolah Yenny Oey dan bertempat di SDK jln. Pamitran Cirebon. Pada tahun 1973, TKK menempati gedung Jl. Merdeka no.22 Cirebon dengan kepala Sekolah Linawati D sampai sekarang.
Perkembangan SMPK (SMPK1) yang begitu pesat memaksa untuk dibukanya kelas petang pada tahun 1967 yang selanjutnya pada tanggal 1 Februari 1969 diresmikan menjadi SMPK2 di tempat yang sama dengan Kepala sekolah Suryat Harjowiyono dan Kepala sekolah SMPK 1 adalah Halim Tanuatmaja yang sudah menjabat sebagai kepala sekolah sejak tahun 1965 sampai 1971 menggantikan Liem Boen Liong. Tahun 1972 sampai 1978 SMPK 1 dipimpin oleh Drs. SP.Napitupulu. Tahun 1978 SMU Kristen 1 membuka kelas petang. Tanggal 1 Juli 1979, kelas petang disebut SMU Kristen 2. Untuk sementara kepala sekolahnya dijabat oleh Drs. SP. Napitupulu dan kepala sekolah SMU Kristen pagi (SMUK 1) berganti dari Drs. SP. Napitupulu ke Tjandra Pratista. Prayitno menjadi kepala sekolah SMP Kristen 1 menggantikan Drs. SP. Napitupulu pada tahun 1979. Tahun 1981 Kepala sekolah SMUK 2 dijabat oleh Suryat Harjowiyono dan Drs. I Gede Ramia Triguna menggantikan Suryat Harjowiyono sebagai kepala sekolah SMPK 2. Sekolah Rakyat Kristen di Jamblang yang semula dikelola oleh Perhimpunan Dana Setia Bhakti dihibahkan kepada Badan Pendidikan Kristen Jawa Barat, dalam hal ini KPS Cirebon pada tahun 1962 dengan kepala sekolah Elsie. Pada tahun 1974 dibentuk KPS Jamblang yang terpisah dari KPS Cirebon namun perkembangannya tersendat dan mengalami defisit akhirnya pada tanggal 20 Desember 1979, KPS Jamblang kembali menyerahkan SDK dan TKK Jamblang ke KPS Cirebon dengan kepala sekolah SDK adalah Yohanna Yoenoes dan kepala sekolah TKK Jamblang adalah Sarah Yoenoes.
Tahun 1984 dimulai pembangunan gedung sekolah Sekolah Teknik Menengah (STM) Kristen di jln.Pemuda yang kemudian diberi nama STM Pemuda. Sejak sekolah tersebut dibuka pada tanggal 1 Juni 1985 atas Surat Ijin Pendirian Kanwil Depdikbud Propinsi Jawa Barat No.375/102. KEP /E.86 tertanggal 13 Februari 1986. Bernomor data sekolah (NDS) : B24044301 tanggal 1 Juni 1987. Nomor statistik : 32406302006. Jenjang Akreditasi berstatus "DIAKUI" diperoleh pada tanggal 24 Januari 1990. Pada tahun ajaran 1985/1986 dibuka 2 kelas jurusan mesin dengan menerima dengan murid sebanyak 70 orang. Kepala Sekolahnya Drs. I Gede Ramia Triguna sedang jabatan Kepala sekolah SMPK 2 dijabat oleh Pujadi Susanto.
Secara singkat perjalanan SMAK 1 BPK Penabur Cirebon 1. Berdiri pada tanggal 1 Agustus 1958 2. Pengukuhan : SK Menteri P&K RI no.673/SMA tanggal 20 Oktober 1958 3. Jumlah murid pertama 28 orang (IPA 15 orang dan IPS 13 orang) 4. Kepala sekolah yang pernah memimpin SMAK 1 : a. Ny. Tan Keng Way (1958-1965) b. J. Tjandrapratista (1965-1979) c. Drs. Napitupulu (1979 -2002) d. Drs. Prasetyo Utomo ( 2002 - 2005) e. Ubrodiyanto, S.Pd (2005 - ... )
5. Status "BERSUBSIDI" : SK Menteri P&K RI No. 4495/D/75 tertanggal 1 Januari 1975 6. Saat diadakan akreditasi yang pertama SMUK 1 berstatus "DISAMAKAN" dengan SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah no.007/C/KEP/I.85 tertanggal 17 Januari 1975 7. Akreditasi dilakukan kembali pada tahun 1995 dengan status tetap "DISAMAKAN" berdasarkan SK Dirjen P&K Dasar dan Menengah No.37/C/KEP/1996 tanggal 26 Maret 1996. Selanjutnya pada tahun 2003 juga dilakukan akreditasi kembali dengan hasil Predikat 'A' berdasarkan keputusan BAS No. 0148/BAS/JB/2003 tertanggal 11 Nopember 2003. Tahun 2007 kembali dilakukan akreditasi pada tanggal 7 s/d 8 Nopember 2007 dengan hasil nilai 96.23 (A) 8. Murid pada tahun 2008/2009 adalah 421 orang (14 kelas) 9. Kelas X terdiri dari 5 kelas, kelas XI terdiri dari 5 kelas, kelas XII terdiri dari 4 kelas 10. Situasi siswa : kelas X : 157 orang kelas XI : 138 orang kelas XII : 126 orang 11. Keadaan Guru dan Karyawan : Guru tetap : 26 orang Guru tidak tetap : 10 orang karyawan : 7 orang
|
|
 |
|
Smart people are the one who dare to fail (XI IPS 1 2006/2007) Only dead fish follow the current (XI IPA 1 2006/2007) A successful team is a group many of many hands but of one mind (Bill Bethel) Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan (Amsal 1:7) None of us as smart as all of us Math is Beautiful, Math is Game, Math is Fun, Math is Logic (SMAK 1 BPK PENABUR Cirebon math team's manager) Anda bisa maju dan besar bila anda terlebih dahulu berpikir dan berjiwa besar Kita hidup untuk belajar, kita belajar untuk hidup (XII IPA 2 2006/2007) There is no I in TEAMWORK Anda bisa maju dan besar bila anda terlebih dahulu berpikir dan berjiwa besar |
|
|
|